Bupati Tubaba Tegaskan Pembangunan SDM adalah Kunci Indonesia Emas 2045, Ajak PWI Kawal Program Kesehatan dan Ekonomi Rakyat

Monday, 20 Oct 2025

Dibaca 209 Kali

Diskominfo.tubaba.go.id— Bupati Tulang Bawang Barat, Ir. Novriwan Jaya, S.P., secara resmi membuka Konferensi Kabupaten (Konferkab) VI Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Tubaba di GOR ZA. Pagar Alam, Tiyuh Kagungan Ratu, Kecamatan TBU, Senin (20/10/2025).


Dalam sambutannya, Bupati Novriwan Jaya secara tegas menyatakan bahwa fokus pembangunan saat ini harus bergeser dari sekadar infrastruktur menuju pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM).


​Bupati menekankan bahwa pembangunan SDM merupakan inti dari program-program Presiden dan menjadi fondasi utama untuk mencapai Indonesia Emas 2045. Pembangunan fisik, menurutnya, kerap mendominasi perbincangan publik, padahal pembangunan manusia adalah hal yang jauh lebih krusial.


​"Kita selalu mendengar istilah Indonesia Emas di tahun 2045. Kenapa 2045? Karena di tahun tersebut, kita mencapai puncak bonus demografi," ujar Bupati Novriwan.


​Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Tubaba telah menjalankan program sejalan untuk mempersiapkan generasi muda, termasuk melalui penerapan 5 pilar pendidikan karakter dan program-program yang menjamin gizi anak guna menghindari stunting.


​Bupati Novriwan Jaya dengan lugas menyampaikan bahwa program pemerintah tidak akan berhasil tanpa kolaborasi dan partisipasi masyarakat. "Sehebat apapun program pemerintah, kalau hanya pemerintah sendiri yang melaksanakannya, pasti hasilnya nol besar," tegasnya.


​Ia mencontohkan beberapa program unggulan yang membutuhkan dukungan penuh:

• ​Tubaba Q Sehat: Program pelayanan kesehatan keliling dan pemberian vitamin untuk remaja guna mencegah stunting. Bupati menyayangkan rendahnya partisipasi, di mana 99,9% yang hadir dalam kegiatan di tiyuh adalah ibu-ibu yang sudah tua, bukan remaja sebagai sasaran utama pencegahan stunting.

• ​Tubaba Qu Berdaya: Program pemberdayaan ekonomi melalui kerja sama dengan Bank Lampung, yang menyalurkan kredit super mikro berbunga 3% tanpa agunan.

Selain itu, ia juga mendorong implementasi Bank Sampah Bergerak untuk mengubah mindset masyarakat agar mengelola sampah dari hulu, bukan hanya bergantung pada Tempat Pembuangan Akhir (TPA).


​Bupati Novriwan turut menyoroti potensi besar Tubaba di sektor peternakan, yang merupakan bagian integral dari pertanian. Ia mengklaim, "Peternakan di Tubaba hari ini saya klaim, Tubaba lumbung ternak Sumatera. Dari Aceh sampai ke Sumatera Selatan, kalau cari ternak, terutama kambing, ke Tubaba." Potensi ini didorong sebagai salah satu langkah daerah menghadapi persaingan di tahun 2045.


Sementara itu, Ketua PWI Provinsi Lampung, H. Wirahadikusumah, S.P., M.M., mengapresiasi Konferkab VI PWI Tubaba, menandakan PWI telah 18 tahun (enam periode) berkiprah di Tubaba.

​Wirahadikusumah menekankan bahwa tugas wartawan adalah menginformasikan kemajuan dan kegiatan pemerintah secara akurat.


Ia juga menegaskan pentingnya peningkatan kualitas profesi melalui Uji Kompetensi Wartawan (UKW), dan berharap Pemkab Tubaba terus mendukungnya.


​"Bicara jurnalisme profesional itu bagaimana penggabungan skill, etika, dan adab. Itu yang harus kita jalankan," pungkas Wirahadikusumah, menekankan bahwa wartawan PWI harus menjaga adab dalam setiap peliputan.

Diposting oleh Richard
Dinas Komunikasi dan Informatika