Dibaca 68 Kali
Panaragan Jaya - tubaba go.id - Kepala Kejaksaan Negeri Tulang Bawang Barat, Didik Sudarmadi S.H., M.H bertindak sebagai pembina upacara dalam kegiatan Program Forkopimda Masuk Sekolah yang digelar di SDS Islam Al Furqon, Panaragan Jaya, Senin (27/04/2026).
Dalam amanatnya, Kejari Tubaba menegaskan bahwa para siswa merupakan aset berharga bangsa yang akan menentukan masa depan Indonesia, khususnya Kabupaten Tulang Bawang Barat. Oleh karena itu, perlindungan terhadap anak menjadi tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.
Ia menyoroti berbagai ancaman serius yang dihadapi generasi muda saat ini, seperti kekerasan atau bullying, penyalahgunaan narkoba serta dampak negatif penggunaan media sosial. Menurutnya, upaya pencegahan dan penanggulangan harus dilakukan secara bersama untuk menciptakan lingkungan yang aman, sehat, dan positif bagi anak-anak.
“Kekerasan terhadap anak adalah pelanggaran serius terhadap hak-hak mereka, baik secara fisik, verbal, maupun emosional, yang dapat berdampak pada trauma jangka panjang. Kita semua harus berkomitmen melindungi anak-anak dan memberikan edukasi agar mereka mampu mengenali serta melaporkan tindakan kekerasan,” tegasnya.
Terkait perundungan, ia menekankan bahwa tindakan tersebut tidak dapat diterima karena merugikan korban dan merusak keharmonisan lingkungan sekolah. Ia mengajak seluruh siswa untuk saling melindungi dan berani melaporkan jika terjadi perundungan.
Dalam kesempatan tersebut, Kejari juga mengingatkan pentingnya penggunaan media sosial secara bijak. Ia mengimbau siswa untuk menjunjung etika, saling menghargai, serta memanfaatkan media sosial sebagai sarana pembelajaran dan interaksi positif.
Lebih lanjut, ia memaparkan strategi pembangunan daerah Tulang Bawang Barat melalui program Quick Win yang menitikberatkan pada kualitas sumber daya manusia. Lima program prioritas yang disampaikan meliputi:
Tubaba Q Sehat – peningkatan layanan kesehatan gratis di tingkat tiyuh/desa.
Tubaba Cerdas – penguatan pendidikan karakter.
Pemberdayaan Ekonomi – melalui KUR Super Mikro untuk mendorong ekonomi kerakyatan.
Lingkungan Hidup – transformasi pengelolaan sampah melalui program bank sampah.
Infrastruktur – sebagai penunjang pembangunan.
Menutup amanatnya, Kejari Tubaba berharap adanya sinergi dan kerja sama dari seluruh pemangku kepentingan dalam mendukung keberhasilan program pembangunan daerah, khususnya dalam menciptakan generasi muda yang berkualitas dan berdaya saing.