Dibaca 49 Kali
Panaragan - tubaba.go.id – Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengelolaan Tunjangan Keluarga melalui Aplikasi Sistem Informasi Manajemen Gaji (SIMGAJI) berbasis website bagi seluruh operator gaji di lingkungan Pemkab Tubaba Tahun Anggaran 2026. Kegiatan ini berlangsung di Ruang Rapat Bupati, Selasa (21/04/2026).
Bimtek ini bertujuan membekali bendahara pengeluaran dan operator gaji dengan pemahaman yang komprehensif terkait pentingnya akurasi data dalam pengelolaan gaji Aparatur Sipil Negara (ASN). Aplikasi SIMGAJI Web yang dikembangkan oleh PT. Taspen (Persero) ini merupakan sistem yang terus diperbarui untuk mendukung pengelolaan berbagai komponen gaji secara lebih efektif dan efisien.
Mewakili Bupati Tubaba, Asisten II Bidang Pemerintahan dan Pembangunan, Eri Budi Santoso, S.Sos., M.H., menegaskan bahwa akurasi data menjadi kunci utama dalam mencegah potensi kerugian daerah.
“Penerapan aplikasi ini secara menyeluruh diharapkan dapat membuat pengelolaan gaji di Kabupaten Tubaba lebih mudah, cepat, tepat, dan akurat, sehingga tidak terjadi kelebihan bayar atas tunjangan keluarga,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan optimisme bahwa implementasi SIMGAJI berbasis web akan memberikan dampak positif bagi peningkatan kinerja aparatur serta mendukung kemajuan pembangunan daerah.
“Saya yakin penggunaan aplikasi ini akan memberikan dampak positif bagi pegawai pemerintah daerah dan kemajuan pembangunan di Kabupaten Tubaba,” tambahnya.
Salah satu materi utama dalam Bimtek ini adalah pengelolaan tunjangan keluarga ASN. Sesuai ketentuan, tunjangan anak diberikan hingga usia 21 tahun, dan dapat diperpanjang hingga usia 25 tahun dengan syarat masih menempuh pendidikan tinggi yang dibuktikan dengan surat keterangan resmi.
Sementara itu, Manajer Layanan dan Kepesertaan PT. Taspen (Persero) KCU Bandar Lampung, Sony Nur Aldi, menyampaikan bahwa Tubaba menjadi salah satu daerah terdepan di Provinsi Lampung dalam mengadopsi SIMGAJI berbasis web dengan sistem desentralisasi hak akses.
“Tubaba menjadi salah satu daerah terdepan di Provinsi Lampung yang mengadopsi SIMGAJI berbasis web dengan sistem desentralisasi hak akses untuk meningkatkan efisiensi kerja bendahara,” jelasnya.
Sony menambahkan, melalui otomatisasi data keluarga, sistem ini mampu memastikan akurasi pembayaran tunjangan serta meminimalisir potensi kerugian negara akibat kelebihan bayar yang kerap menjadi temuan audit.
Aplikasi SIMGAJI Web memiliki sejumlah keunggulan, antara lain integrasi data dengan database pensiun yang memudahkan pembayaran iuran wajib pegawai, aksesibilitas yang dapat digunakan secara mobile dan terintegrasi dengan aplikasi unit kerja, serta fungsionalitas dalam pembuatan dan pencetakan daftar gaji, rapel, hingga mutasi data pegawai secara real-time.
Melalui kegiatan ini, Pemkab Tubaba berharap seluruh operator gaji di setiap perangkat daerah mampu mengoperasikan aplikasi secara optimal, sehingga terwujud pengelolaan keuangan yang efektif, efisien, transparan, dan akuntabel sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.