Dibaca 64 Kali
Diskominfo Tubaba — Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) menerima kunjungan Universitas Lampung (Unila) dalam rangka memperkuat sinergi peningkatan sumber daya manusia (SDM), sekaligus sosialisasi program pascasarjana (S2 dan S3) serta Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2014 tentang Keinsinyuran. Kegiatan berlangsung di Ruang Rapat Bupati Tubaba, Rabu (15/04/2026).
Bupati Tubaba, Ir. Novriwan Jaya, S.P., yang diwakili oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Untung Budiono, S.Sos., M.H., menyampaikan apresiasi atas kunjungan Rektor Universitas Lampung, Prof. Dr. Ir. Lusmeilia Afriani, yang diwakili oleh Wakil Rektor Bidang Akademik, Prof. Dr. Eng. Suripto Dwi Yuwono, S.Si., M.T., beserta jajaran.
“Kehadiran Universitas Lampung merupakan suatu kehormatan dan kebanggaan bagi kami. Kami berharap kunjungan ini semakin memperkuat sinergi dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Tulang Bawang Barat,” ujar Untung Budiono.
Ia menegaskan, kolaborasi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kapasitas aparatur sipil negara (ASN) dan masyarakat melalui akses pendidikan tinggi. Pemkab Tubaba, lanjutnya, terus berkomitmen menjadikan pembangunan SDM sebagai prioritas utama melalui Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) atau Quick Win.
Lima prioritas pembangunan yang tengah didorong meliputi Tubaba Sehat, Tubaba Cerdas, pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui KUR Super Mikro, pengelolaan lingkungan hidup terpadu, serta pembangunan infrastruktur sebagai penunjang sektor prioritas.
Sementara itu, dalam sambutan Rektor Universitas Lampung yang disampaikan oleh Wakil Rektor Bidang Akademik, Prof. Suripto Dwi Yuwono, Unila menegaskan komitmennya untuk terus memperluas akses pendidikan tinggi dan memperkuat kerja sama dengan pemerintah daerah.
“Kehadiran kami merupakan bagian dari komitmen Universitas Lampung untuk memperkuat sinergi dan melanjutkan kerja sama strategis yang telah terjalin,” ujarnya.
Ia menjelaskan, melalui program unggulan “Unila Menjemput”, pihaknya secara aktif menjangkau daerah untuk memberikan pendampingan kepada calon mahasiswa. Dari Kabupaten Tubaba, tercatat 61 siswa lolos melalui jalur prestasi (SNBP), dengan 40 siswa berasal dari SMA Negeri 1 Tumijajar, serta satu siswa berhasil diterima di Fakultas Kedokteran.
Selain itu, Unila juga mendorong akses pendidikan melalui program beasiswa KIP Kuliah yang saat ini masih dalam tahap seleksi wawancara bagi calon penerima.
Dalam upaya percepatan pendidikan, Unila mengembangkan program fast track yang memungkinkan mahasiswa menyelesaikan jenjang S1 dan S2 dalam waktu sekitar lima tahun, dengan kesempatan mengambil mata kuliah S2 sejak semester enam atau tujuh.
Untuk jenjang pascasarjana, Unila membuka program magister (S2) melalui jalur reguler maupun Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL). Melalui skema RPL, pengalaman kerja minimal lima tahun dapat diakui hingga 70 persen dari total SKS, sehingga masa studi dapat dipersingkat secara signifikan.
“Program ini sangat relevan bagi ASN dan para profesional yang telah memiliki pengalaman kerja,” jelasnya.
Selain itu, Unila juga menyediakan berbagai program pendidikan profesi, antara lain profesi dokter, guru, dan insinyur, serta program doktor (S3) melalui jalur reguler.
Melalui berbagai program tersebut, Unila mengajak generasi muda untuk melanjutkan pendidikan setinggi mungkin, serta mendorong ASN dan profesional untuk terus meningkatkan kompetensi.
Dalam kesempatan itu, turut diperkenalkan jajaran pimpinan Unila yang hadir, di antaranya Kepala Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pembelajaran, Dekan Fakultas Teknik, Wakil Dekan, serta Ketua Program Studi Profesi Insinyur.
Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah konkret dalam memperkuat kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Tubaba dan Universitas Lampung, khususnya dalam pengembangan SDM yang unggul dan berdaya saing, guna mendorong peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dan kesejahteraan masyarakat.