Perkuat Benteng Integritas, Sekda Tubaba Ikuti Talkshow Nasional Kemendagri: "Amanah Rakyat di Atas Segalanya"

Thursday, 16 Apr 2026

Dibaca 0 Kali

PANARAGAN - tubaba.go.id – Sekretaris Daerah (Sekda) Tulang Bawang Barat (Tubaba), Ir. Iwan Mursalin, S.Si., MM., MT., menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Tubaba dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan berintegritas. Hal ini ditegaskan saat beliau mengikuti Live Talkshow bertajuk “Kepemimpinan Berintegritas: Antara Godaan Kekuasaan dan Amanah Rakyat” yang diselenggarakan oleh Kemendagri secara daring, Kamis (16/04/2026).


​Bertempat di Ruang Rapat Sekda, kegiatan ini juga dihadiri oleh Plt. Inspektur, perwakilan Badan BPSDM, Badan BKAD, serta Bagian Tata Pemerintahan (Tapem) Setdakab Tubaba.

​Dalam diskusi yang menghadirkan narasumber dari KPK dan BPSDM Kemendagri tersebut, ditekankan bahwa integritas bukan sekadar jargon, melainkan keteguhan sikap dalam mengambil keputusan. Integritas sejati seorang pemimpin diuji saat berada di "ruang-ruang suci" atau ruang tertutup, di mana tarikan antara kepentingan pribadi dan amanah rakyat sering kali bersinggungan.


​"Menjadi pemimpin yang berintegritas berarti harus jujur pada diri sendiri dan konsisten. Konsistensi inilah tantangan terberatnya, namun merupakan kunci utama agar tidak terjebak dalam kenyamanan yang semu," ungkap salah satu narasumber dalam sesi tersebut.

​Deputi Bidang Pencegahan KPK, Wawan Wardiana, dalam talkshow tersebut memaparkan pentingnya peran serta masyarakat dan penguatan sistem melalui Monitoring Center for Prevention (MCP). Ia mengingatkan agar para kepala daerah dan jajaran birokrasi tidak hanya mengandalkan sumpah jabatan di awal, tetapi harus mendeklarasikan komitmen integritasnya secara terbuka kepada staf dan masyarakat.

Menanggapi hal tersebut, pihak BPSDM Kemendagri juga menjelaskan bahwa pemerintah telah menyiapkan sistem pertahanan tiga lapis (Three Lines of Defense):

​Lini Pertama: Unit pelaksana sebagai pemilik risiko yang harus mawas diri.

​Lini Kedua: Unit kepatuhan untuk memastikan tata kelola sesuai aturan.

​Lini Ketiga: APIP/Inspektorat sebagai penjamin kualitas dan pemberi peringatan dini (early warning system).

​Keikutsertaan Ir. Iwan Mursalin beserta jajaran OPD strategis Tubaba dalam kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa Pemkab Tubaba proaktif dalam melakukan deteksi dini terhadap potensi penyimpangan. Fokus utama tetap pada tiga area rawan korupsi: perencanaan anggaran, pengadaan barang dan jasa, serta perizinan.

“Pemimpin tidak boleh berhenti belajar. Memahami birokrasi dan aturan hukum adalah dasar. Di Tubaba, kita terus mendorong agar APIP (Inspektorat) diperkuat kompetensinya melalui sertifikasi, sehingga mereka mampu menjadi mitra konsultan yang andal bagi OPD, bukan sekadar pengawas di akhir,” ujar Sekda di sela-sela kegiatan.


​Melalui kegiatan ini, Pemkab Tubaba berharap nilai-nilai integritas dapat terinternalisasi hingga ke level staf terbawah. Dengan dukungan digitalisasi sistem seperti e-review dan penguatan manajemen risiko, diharapkan pelayanan publik di Bumi Ragem Sai Mangi Wawai dapat berjalan lebih transparan, akuntabel, dan sepenuhnya berorientasi pada kesejahteraan masyarakat. (Richard)


Diposting oleh Richard
Dinas Komunikasi dan Informatika