Dibaca 76 Kali
Panaragan – tubaba.go.id – Wakil Bupati Tulang Bawang Barat (Tubaba),
Nadirsyah, secara resmi melepas enam siswa asal Kabupaten Tubaba yang akan
menempuh pendidikan di Sekolah Rakyat Provinsi Lampung. Pelepasan berlangsung
di Ruang Kerja Wakil Bupati, Jumat (31/7/2026).
Sekolah Rakyat adalah program pendidikan formal gratis
berbasis asrama yang diinisiasi oleh pemerintah Indonesia untuk anak-anak dari
keluarga miskin dan miskin ekstrem. Program ini bertujuan memutus rantai
kemiskinan serta memberikan akses belajar setara SD, SMP, hingga SMA. Untuk
Provinsi Lampung, Sekolah Rakyat berlokasi di Kawasan Kota Baru, Kabupaten
Lampung Selatan.
Dalam arahannya, Wakil Bupati Nadirsyah berpesan agar para
siswa senantiasa memegang teguh nilai-nilai karakter yang menjadi jati diri
masyarakat Tubaba.
"Pegang prinsip bahwa anak-anak Tubaba adalah anak-anak
yang Nenemo: Nemen (bersungguh-sungguh), Nedes (bekerja keras), dan Nerimo
(ikhlas)," ujarnya.
Ia juga mendorong para siswa untuk menjadi teladan selama
menjalani pendidikan di asrama dengan mengamalkan nilai-nilai karakter yang
telah ditanamkan sejak dini.
"Adik-adik semua bisa menjadi pelopor di asramanya,
menunjukkan bahwa siswa-siswa dari Tubaba telah menerapkan lima prinsip
karakter pendidikannya dan menjadi contoh bagi kawan-kawan yang lain,"
katanya.
Nadirsyah berharap seluruh siswa mampu mengikuti proses
pendidikan dengan baik, beradaptasi di lingkungan baru, serta membawa nama baik
daerah.
"Mudah-mudahan adik-adik semua bisa menjalani
pendidikannya, diberikan kekuatan dan ketabahan, dapat beradaptasi, serta
membuat bangga orang tua dan membawa ilmu serta wawasan yang luas yang
bermanfaat bagi masyarakat dan masa depan kalian," tuturnya.
Pada kesempatan yang sama, Ketua BAZNAS Kabupaten Tubaba, H.
Purwanto, menyampaikan bahwa keenam siswa tersebut akan memperoleh beasiswa
selama menempuh pendidikan di Sekolah Rakyat.
Menurutnya, beasiswa tersebut bersumber dari dana zakat,
infak, dan sedekah yang dihimpun dari Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan
Pemerintah Kabupaten Tubaba.
"Putra-putri ini akan mendapatkan beasiswa selama
berada di sekolah. Dananya bersumber dari zakat, infak, dan sedekah para
pegawai negeri di Tubaba, termasuk Bapak Wakil Bupati dan para ASN yang setiap
bulan menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS," jelasnya.
Purwanto menambahkan, program beasiswa BAZNAS diperuntukkan
bagi peserta didik dari keluarga kurang mampu.
"Insyaallah BAZNAS akan memberikan beasiswa selama tiga
tahun, baik untuk jenjang SMP maupun SMA. Nantinya akan dibuatkan rekening atas
nama masing-masing siswa, kemudian rekening tersebut diserahkan kepada BAZNAS
untuk penyaluran beasiswa yang akan ditransfer setiap tahun," ungkapnya.
Selain komitmen pemberian beasiswa, pada kesempatan tersebut
BAZNAS Kabupaten Tubaba juga menyerahkan bantuan pendidikan sebesar Rp500.000
kepada masing-masing dari enam siswa sebagai bentuk dukungan awal sebelum
mereka memulai pendidikan di Sekolah Rakyat Provinsi Lampung.
Pelepasan enam siswa ini menjadi wujud komitmen Pemerintah
Kabupaten Tubaba bersama BAZNAS dalam memperluas akses pendidikan bagi
anak-anak dari keluarga kurang mampu. Diharapkan para siswa dapat memanfaatkan
kesempatan tersebut dengan sebaik-baiknya, mengembangkan potensi diri, serta
kelak kembali membawa manfaat bagi masyarakat dan kemajuan Kabupaten Tubaba.