Wujudkan Sistem Merit, Pemkab Tubaba Gandeng Polda Lampung Gelar Assessment Center bagi Pejabat

Thursday, 09 Apr 2026

Dibaca 28 Kali

PANARAGAN - tubaba.go.id – Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) terus memperkuat komitmennya dalam menciptakan birokrasi yang profesional dan berintegritas. Langkah strategis ini ditempuh dengan menjajaki kerja sama bersama Kepolisian Daerah (Polda) Lampung melalui program Assessment Center Polri untuk memetakan kompetensi para pejabat di lingkup pemerintah setempat.

Penjajakan kerja sama ini dibahas secara mendalam dalam kegiatan Sosialisasi Program Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) Assessment Center Polri yang dihadiri langsung oleh Bupati Tubaba, Ir. Novriwan Jaya, S.P., di Ruang Rapat Bupati pada Kamis (09/04/2026).

​Dalam sambutannya, Bupati Novriwan Jaya menegaskan bahwa penerapan sistem merit (Merit System) adalah harga mati bagi kemajuan tata kelola pemerintahan di Tubaba. Menurutnya, penempatan pejabat harus didasarkan pada kualifikasi, kompetensi, dan kinerja, bukan atas dasar pertimbangan subjektif.

"Asesmen kompetensi ini adalah instrumen krusial. Kita ingin membangun Talent Pool atau bank data talenta. Jika ini sudah terbentuk, pengisian jabatan ke depan tidak perlu lagi proses open bidding yang panjang. Kita cukup mengambil kader-kader terbaik dari bank data yang sudah teruji," ujar Novriwan.

​Secara khusus, Bupati menaruh perhatian besar pada pejabat Eselon III. Ia menilai posisi tersebut merupakan penggerak utama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang wajib memahami visi-misi pimpinan secara mendalam.

Novriwan bahkan sempat melontarkan teguran keras terkait temuannya di lapangan. "Saya sempat menguji beberapa pejabat, ternyata masih ada yang tidak paham program unggulan bupati. Ini menyedihkan. Bagaimana program bisa berhasil kalau pejabatnya sendiri tidak paham arah kebijakan?" tegasnya.

Selain aspek manajerial, kedisiplinan menjadi parameter utama dalam asesmen ini. Hal ini sejalan dengan program "Lima Pilar Pendidikan Berkarakter" yang tengah digencarkan di Tubaba guna menyongsong Indonesia Emas 2045.

​Sementara itu, Kabag Binkar Biro SDM Polda Lampung, Andik Purnomo Sigit, S.H., S.I.K., M.M., dalam paparannya menjelaskan bahwa Assessment Center Polda Lampung telah memiliki Akreditasi A dari Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP). Hal ini menjamin bahwa seluruh metode, kurikulum, dan asesor yang digunakan telah memenuhi standar nasional.

"Kami melakukan profiling dan mapping untuk mengetahui kondisi riil personel, apakah mereka memiliki kemampuan manajerial yang mumpuni untuk menduduki jabatan tertentu. Yang membedakan kami adalah kepatuhan hukum dan transparansi anggaran melalui sistem PNBP," jelas Andik.

Ia menambahkan bahwa seluruh biaya pelaksanaan akan langsung disetorkan ke kas negara melalui rekening pemerintah, sehingga menutup celah praktik gratifikasi atau pungutan tidak resmi. Andik juga menjamin proses asesmen dilakukan secara humanis.

"Kami menanggalkan pangkat dan jabatan saat bertindak sebagai asesor. Standar kami adalah profesionalisme nasional, jadi peserta tidak perlu merasa tegang seperti sedang menjalani pemeriksaan kepolisian," imbuhnya.

​Menutup pertemuan tersebut, Bupati Novriwan menginstruksikan Sekretaris Daerah (Sekda) Tubaba untuk segera merumuskan Nota Kesepahaman (MoU) resmi dengan pihak kepolisian. Targetnya, asesmen bagi seluruh jajaran Eselon III dapat terlaksana pada tahun anggaran ini, khususnya setelah perubahan anggaran.

Meski menggandeng Polda Lampung, Pemkab Tubaba tetap akan menyinergikan peran lembaga lain seperti Lembaga Administrasi Negara (LAN). Dalam rencana ke depan, Polda Lampung akan difokuskan pada asesmen kedisiplinan dan kemampuan manajerial bagi pejabat Eselon III dan IV.

Acara tersebut turut dihadiri oleh Sekda Tubaba Ir. Iwan Mursalin, S.Si., M.M., M.T., Wakapolres Tubaba, serta jajaran pejabat eselon di lingkungan Pemkab Tulang Bawang Barat. (Richard)

Diposting oleh Richard
Dinas Komunikasi dan Informatika