Ikuti Pengukuhan TTIS Bersama, Tubaba Siap Dukung Keamanan Siber Pemerintah

Tuesday, 06 Oct 2026

Dibaca 49 Kali

Depok – tubaba.go.id — Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) mengukuhkan secara bersama Tim Tanggap Insiden Siber (TTIS) Sektor Administrasi Pemerintahan dan Pembangunan Manusia Tahun 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Auditorium dr. Roebiono Kertopati BSSN, Kota Depok, Jawa Barat, Selasa (6/10/2026).


Pengukuhan bersama tersebut diikuti 59 instansi, termasuk Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kesiapsiagaan dan ketahanan siber pada sektor pemerintahan dan pembangunan manusia, khususnya dalam menghadapi berbagai ancaman serta insiden keamanan siber yang dapat mengganggu layanan digital pemerintah.


Kegiatan diawali dengan laporan penyelenggaraan yang disampaikan oleh Deputi Bidang Keamanan Siber dan Sandi Pemerintahan dan Pembangunan Manusia BSSN, Dr. Sulistyo, S.Si., S.T., M.Si.


Dalam kesempatan tersebut, Dr. Sulistyo menegaskan bahwa pengukuhan bersama TTIS bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi bentuk penegasan terhadap mandat dan tanggung jawab yang melekat pada setiap TTIS yang telah terregistrasi.


“Pengukuhan bersama TTIS merupakan bentuk penegasan terhadap mandat dan tanggung jawab yang harus diemban oleh TTIS yang teregistrasi,” ujar Dr. Sulistyo.


Menurutnya, keberadaan TTIS memiliki peran penting dalam memperkuat tata kelola keamanan siber pada masing-masing instansi. TTIS diharapkan mampu menjalankan fungsi keamanan siber secara terstruktur, mulai dari upaya pencegahan, deteksi, penanggulangan hingga pemulihan ketika terjadi insiden.


Sementara itu, Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), Letnan Jenderal TNI (Purn.) Drs. Nugroho Sulistyo Budi, M.M., M.Han., dalam sambutannya menekankan pentingnya kesiapan sumber daya manusia dalam membangun ketahanan siber.


Menurutnya, sumber daya manusia menjadi salah satu faktor penting yang perlu diperhatikan dalam menghadapi berbagai insiden dan ancaman keamanan siber.


“Belajar dari pengalaman yang pernah terjadi, berkaitan dengan insiden (siber) itu banyak disebabkan oleh faktor people atau sumber daya manusianya,” ujarnya.


Pernyataan tersebut menegaskan bahwa penguatan keamanan siber tidak hanya berkaitan dengan teknologi dan sistem pengamanan, tetapi juga membutuhkan sumber daya manusia yang memiliki kesadaran, kompetensi, serta kesiapan dalam menghadapi potensi ancaman siber.


Pada rangkaian kegiatan yang sama, Sabam Rajagukguk, Anggota Komisi I DPR RI Fraksi Gerindra dari Daerah Pemilihan Sumatera Utara II, menyampaikan Keynote Speech dengan tema “Membangun Ketahanan Siber dalam Menjaga Layanan Digital Agar Manfaat Pembangunan Sampai kepada Rakyat”.


Dalam paparannya, Sabam menyampaikan harapan agar pembentukan TTIS dapat semakin memperkuat ketahanan siber nasional, terutama dalam menjaga layanan digital yang menjadi bagian penting dalam pelaksanaan pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat.


“Semoga dengan pembentukan TTIS, BSSN dapat membangun ketahanan siber dalam menjaga layanan digital, sehingga manfaat pembangunan akan sampai kepada rakyat,” kata Sabam.


Ia menegaskan bahwa keberadaan TTIS menjadi penting untuk memastikan layanan digital bagi pembangunan dan kepentingan masyarakat tetap terlindungi serta dapat berjalan secara berkelanjutan.


“TTIS memastikan seluruh layanan digital bagi pembangunan dan kepentingan masyarakat harus terjaga,” lanjutnya.


Menanggapi pengukuhan tersebut, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Tubaba, Aidil Pattikraton, S.T., menyampaikan bahwa keberadaan TTIS merupakan bagian penting dalam transformasi pemerintahan digital di daerah.


“TTIS Tubaba adalah keharusan dalam transformasi pemerintahan digital,” ujar Aidil.


Menurutnya, TTIS tidak hanya berperan dalam penanganan insiden, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menjaga keamanan data dan informasi digital pemerintah daerah.


“TTIS Tubaba bukan hanya menangani insiden siber, tetapi juga menjaga kedaulatan data dan informasi digital demi layanan digital yang aman

Diposting oleh Yoga
Dinas Komunikasi Dan Informatika