Kejari Tubaba Tegaskan Pencegahan Kekerasan Anak Lewat Program Forkopimda Masuk Sekolah

Monday, 12 Jan 2026

Dibaca 46 Kali

Diskominfo Tubaba — Kepala Kejaksaan Negeri Tulang Bawang Barat, Mochamat Iqbal, S.H., M.H., bertindak sebagai Pembina Upacara dalam Program Forkopimda Masuk Sekolah yang digelar di SMP Negeri 3 Daya Sakti, Kecamatan Tumijajar, Senin (12/01/2026).

Kegiatan ini bertujuan untuk pencegahan dan penanggulangan kekerasan terhadap anak, kenakalan remaja, serta penguatan pembinaan karakter bagi pelajar jenjang SMP/MTS dan SMA/SMK/MA se-Kabupaten Tulang Bawang Barat.


Dalam amanatnya, Kepala Kejaksaan Negeri Tubaba menyampaikan apresiasi kepada Kepala Sekolah dan seluruh Dewan Guru SMPN 3 Daya Sakti yang telah dengan penuh dedikasi mendidik generasi muda sebagai calon pemimpin masa depan.


Ia menegaskan bahwa anak-anak dan remaja merupakan aset berharga bangsa dan daerah, sehingga perlindungan terhadap mereka menjadi tanggung jawab bersama seluruh pihak, baik pemerintah, sekolah, keluarga, maupun masyarakat.


“Anak-anak kita harus dilindungi dari berbagai bentuk ancaman, seperti kekerasan, perundungan, penyalahgunaan narkoba, pelecehan seksual, serta dampak negatif penggunaan media sosial. Semua ini merupakan persoalan serius yang dapat mengancam masa depan generasi muda,” tegasnya.


Lebih lanjut, Mochamat Iqbal menjelaskan bahwa kekerasan terhadap anak tidak hanya berbentuk fisik, tetapi juga dapat terjadi secara verbal dan emosional, yang berpotensi menimbulkan trauma jangka panjang. Oleh karena itu, seluruh pihak diminta untuk berkomitmen menciptakan lingkungan sekolah yang aman, sehat, dan positif, sekaligus membekali siswa dengan pengetahuan untuk mengenali dan melaporkan tindakan yang merugikan.


Dalam pesannya kepada para siswa, ia juga menekankan pentingnya penguatan karakter dan kesiapan menghadapi tantangan zaman. Perkembangan teknologi dan informasi, menurutnya, membuat generasi saat ini menghadapi tantangan yang jauh lebih kompleks dibandingkan generasi sebelumnya.


“Kalian adalah generasi penerus yang akan menggantikan kami. Oleh karena itu, teruslah mengembangkan diri, meningkatkan kemampuan, dan menyesuaikan diri dengan perubahan zaman,” ujarnya.


Ia juga mengingatkan bahwa kunci utama kesuksesan terletak pada ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, sikap hormat kepada guru, dan bakti kepada orang tua.


“Tanpa restu dan doa orang tua serta bimbingan guru, kesuksesan sejati tidak akan tercapai,” pungkasnya.


Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat bersama Forkopimda berharap dapat memperkuat perlindungan anak, pencegahan kenakalan remaja, serta pembentukan karakter pelajar sebagai fondasi menuju generasi yang berakhlak, cerdas, dan berdaya saing

Diposting oleh Yogi
Dinas Komunikasi dan Informatika