Dibaca 27 Kali
Panaragan - tubaba.go.id – Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) bersama Kejaksaan Negeri (Kejari) Tubaba terus mendorong pengembangan prestasi olahraga, khususnya cabang olahraga panjat tebing, melalui kompetisi tingkat pelajar.
Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Perlombaan Panjat Tebing Tingkat Pelajar yang digelar di Arena Panjat Tebing Politeknik Tunas Garuda Tubaba, Jumat (02/10/2026).
Kegiatan yang terlaksana berkat kolaborasi Pemerintah Kabupaten Tubaba, Kejaksaan Negeri Tubaba, serta Pengurus Cabang Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Tubaba tersebut juga menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bakti Adhyaksa (HBA) ke-81 Tahun 2026.
Kegiatan tersebut turut dihadiri jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Tubaba, Sekretaris Daerah Tubaba, Ketua KONI Tubaba, jajaran Kejaksaan Negeri Tubaba, para pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tubaba, serta pengurus FPTI Tubaba.
Kajari Tubaba, Didik Sudarmadi, S.H., M.H., selaku Pembina FPTI Tubaba, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan salah satu bentuk kontribusi sekaligus upaya menyediakan wadah positif bagi masyarakat, khususnya generasi muda, untuk mengembangkan potensi di bidang olahraga panjat tebing.
Menurutnya, panjat tebing merupakan salah satu cabang olahraga yang telah mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional. Oleh karena itu, pembinaan dan kompetisi yang dilaksanakan secara berkelanjutan diharapkan dapat melahirkan atlet-atlet potensial dari Kabupaten Tulang Bawang Barat yang mampu mengukir prestasi di tingkat nasional hingga internasional.
“Kegiatan ini diharapkan menjadi wadah bagi atlet muda untuk mengasah kemampuan, membangun mental bertanding, serta menjunjung tinggi sportivitas,” ujar Didik.
Ia juga menekankan pentingnya dukungan terhadap sarana dan prasarana olahraga serta pembinaan yang dilakukan secara berkesinambungan. Menurutnya, kompetisi yang digelar secara berkala tidak hanya menjadi sarana untuk mengukur kemampuan atlet, tetapi juga memberikan pengalaman bertanding yang sangat penting dalam proses pembentukan mental dan karakter atlet.
“Kita berharap dukungan terhadap sarana dan prasarana olahraga serta pembinaan atlet dapat terus ditingkatkan. Kompetisi seperti ini juga perlu dilaksanakan secara berkelanjutan, karena selain untuk mengukur kemampuan atlet, juga memberikan pengalaman bertanding yang sangat penting dalam membentuk mental, karakter, dan kepercayaan diri para atlet,” ujar Didik.
Dalam kesempatan tersebut, Didik mengingatkan para atlet untuk mengikuti pertandingan dengan semangat dan menjunjung tinggi sportivitas. Ia juga meminta panitia dan dewan juri menjalankan tugas secara profesional dan adil, dengan tetap mengutamakan keselamatan peserta.
“Bertandinglah dengan semangat dan junjung tinggi sportivitas. Kepada panitia dan dewan juri, kami harapkan dapat menjalankan tugas secara profesional, objektif, dan adil, serta tetap mengutamakan keselamatan seluruh peserta,” pungkasnya.
Diharapkan, kompetisi ini tidak berhenti sebagai ajang pertandingan semata, tetapi menjadi bagian dari proses pembinaan berkelanjutan untuk menemukan dan mencetak bibit-bibit atlet panjat tebing berprestasi yang dapat membawa nama baik Kabupaten Tulang Bawang Barat di berbagai tingkatan.