Dibaca 49 Kali
Jakarta - tubaba.go.id – Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) melaksanakan Penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah dan Berita Acara Serah Terima (BAST) Hibah Barang Milik Negara (BMN) bertempat di Morrissey Hotel, Senin (23/02/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah pusat dalam mendukung peningkatan pelayanan transportasi bagi pelajar di daerah.
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Tubaba, Ahmad Zulkifly, S.Sos., M.T., menyampaikan bahwa melalui hibah tersebut, Pemerintah Kabupaten Tubaba menerima 1 (satu) unit bus sekolah merk Isuzu Elf Long dengan kapasitas 21 penumpang.
“Bus sekolah ini akan segera kami operasikan setelah seluruh proses administrasi dan pengecekan teknis selesai, sehingga dapat langsung melayani pelajar di Tubaba,” ujarnya.
Ahmad Zulkifly menjelaskan, rute prioritas pelayanan bus sekolah ini adalah Tiyuh Panaragan hingga Pulung Kencana. Pemilihan jalur tersebut didasarkan pada pertimbangan banyaknya titik sekolah yang dilalui, mulai dari tingkat SD, SMP hingga SMA.
“Jalur Panaragan sampai Pulung Kencana merupakan koridor pendidikan dengan jumlah sekolah yang cukup padat, sehingga keberadaan bus sekolah ini diharapkan mampu memberikan manfaat maksimal bagi para pelajar,” jelasnya.
Dari sisi kesiapan sumber daya manusia, Dinas Perhubungan Tubaba telah menyiapkan dua orang pengemudi yang telah mengikuti diklat teknis pengemudi bersertifikat kompetensi dari Kementerian Perhubungan.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan pelayanan transportasi sekolah berjalan sesuai standar keselamatan dan keamanan yang berlaku.
“Kami memastikan pengemudi yang bertugas telah memiliki kompetensi dan sertifikasi resmi, sehingga keselamatan para pelajar menjadi prioritas utama,” tegasnya.
Lebih lanjut, Ahmad Zulkifly menyampaikan bahwa layanan bus sekolah ini merupakan gagasan Bupati Tubaba sebagai upaya mengurangi jumlah pelajar di bawah umur yang belum memiliki SIM namun mengendarai sepeda motor ke sekolah.
“Dengan adanya layanan bus sekolah ini, kami berharap dapat mengurangi penggunaan kendaraan pribadi oleh pelajar yang belum cukup umur dan belum memiliki SIM. Hal ini sangat berbahaya. Ke depan, kami juga menargetkan adanya penurunan angka kecelakaan lalu lintas yang melibatkan pelajar usia sekolah,” ungkapnya.
Pemerintah Kabupaten Tubaba berharap, hibah BMN berupa bus sekolah ini dapat menjadi langkah awal dalam membangun sistem transportasi pelajar yang aman, tertib, dan berkelanjutan di wilayah Tubaba. (Yoga).