Sekda : Tubaba Catat Peningkatan Positif Indikator Kinerja Makro Pemerintah Daerah

Sunday, 31 May 2026

Dibaca 39 Kali

Bandar Lampung – tubaba.go.id, Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) mencatatkan peningkatan positif atas beberapa indikator kinerja makro pemerintah daerah di tahun 2025. Data-data ini disampaikan langsung di sela acara penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Tahun Anggaran 2025.


“Saat ini BPK tidak saja melaksanakan audit terhadap pengelolaan keuangan pemerintah daerah, tapi juga mencatat capaian indikator kinerja makro pemerintah daerah, “ ujar Kepala Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia Perwakilan Provinsi Lampung (BPK Lampung), Nugroho Heru Wibowo, S.E., M.Comm., CSFA, ACPA, CA, Ak. 


“Ini menjadi gambaran atas kinerja para kepala daerah, khususnya yang ada di Provinsi Lampung.  Ada beberapa aspek yang telah kami catat mulai dari angka kemiskinan, tingkat pengangguran, indeks kesenjangan, pertumbuhan ekonomi, pendidikan dan kesehatan,” urai Nugroho Heru Wibowo.


Sekretaris Daerah Kabupaten Tubaba, Ir. Iwan Mursalin, S.Si., M.M., M.T. menyampaikan bahwa indikator kinerja makro Pemkab Tubaba mengalami peningkatan dan beberapa berada di atas angka rata-rata.


“Alhamdulillah berdasarkan data-data yang disampaikan Kepala BPK Lampung,  indikator kinerja makro Pemkab Tubaba meningkat. Ada sekitar empat indikator kinerja makro kita yang membaik, bahkan ada beberapa yang di atas rata-rata provinsi bahkan nasional,” kata Iwan Mursalin.


“Di sektor Pendidikan, lama sekolah kita naik dari rata-rata 7,80 tahun pada 2024 menjadi rata-rata 7.81 tahun pada 2025, naik sedikit. Namun harapan lama sekolah kita mengalami penurunan dari rata-rata 12.12 tahun pada 2024 menjadi 12.10 tahun di 2025. Karenanya Pendidikan menjadi program prioritas kedua dalam membangun Tubaba ke depan,” urainya.


“Untuk persentase penduduk miskin, di tahun 2025 Tubaba ada pada angka 6.72% turun dari 7.22% di tahun sebelumnya. Angka ini di atas rata-rata Provinsi Lampung (9,75%) dan rata-rata nasional (8,25%),” lanjutnya.


“Begitu juga persentase tingkat pengangguran terbuka kita, mengalami perbaikan cukup bagus. Dari 4.12% di tahun 2024 turun menjadi 3.71%  di tahun 2025, masih lebih baik dari angka rata-rata Provinsi Lampung (3,92%) dan juga nasional (4.82%),” terang mantan Kepala Dinas PUPR Tubaba ini.


“Dan upaya kita untuk pemerataan kesejahteraan masyarakat semakin menunjukkan trend yang positif, Indeks Gini Rasio kita terbaik di Lampung. Indeks Gini Rasio kita mencatatkan penurunan terbesar dari 0.30 di tahun 2024 menjadi 0.24 di tahun 2025. Ini juga di atas rata-rata nasional (0.36) dan rata-rata Provinsi Lampung (0.27). Ini juga bukti keberhasilan program prioritas Pemkab Tubaba,” pungkasnya.


Sementara itu, indikator kinerja makro untuk kesehatan di tahun 2024 menunjukkan angka yang sangat baik, yaitu :

Angka Kematian Bayi : Tubaba (17 orang); rata-rata Provinsi Lampung (44 orang); rata-rata nasional (16 orang);

Angka Kematian Ibu : Tubaba (1 orang); rata-rata Provinsi Lampung (7 orang); rata-rata nasional (183 orang);

Angka Prevalensi Stunting : Tubaba (13.40%), rata-rata Provinsi Lampung (14.89%); rata-rata nasional (19.80%);

Pun demikian dengan rata-rata Angka Harapan Hidup yang naik cukup signifikan dari 70.64 tahun pada 2024 menjadi 74.55 tahun pada 2025. 


Dengan program prioritas Tubaba Q Sehat, Pemkab Tubaba optimis dapat semakin meningkatkan pelayanan kepada masyarakat di Bumi Ragem Sai Mangi Wawai. Baik melalui pemeriksaan kesehatan dan pengobatan langsung di balai tiyuh (desa) setiap bulannya, program home care hingga peningkatan fasilitas kesehatan dan pembangunan gedung baru di RSUD Tubaba.

Diposting oleh Yoga
Dinas Komunikasi Dan Informatika