Dibaca 5 Kali
Bandar Lampung – tubaba.go.id - Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) menjadi pemerintah daerah dengan kinerja tertinggi dalam mendukung Program Strategis Nasional (ProSN) di Provinsi Lampung. Berdasarkan hasil sementara evaluasi ProSN Tahun 2025, Tubaba meraih nilai 77,44 dan menjadi satu-satunya pemerintah daerah di Provinsi Lampung yang masuk dalam kategori sedang.
Capaian tersebut disampaikan dalam kegiatan pendampingan evaluasi kinerja kepala daerah dan wakil kepala daerah dalam pelaksanaan ProSN yang dilaksanakan pada Kamis (27/08/2026) di Gedung Pusiban, Kantor Gubernur Lampung.
Kinerja tersebut tidak terlepas dari keselarasan program prioritas Pemkab Tubaba dengan Pemerintah Pusat yang tertuang dalam ProSN. Keselarasan ini menjadi bagian penting dalam menerjemahkan kebijakan nasional ke dalam program daerah yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Lima program prioritas Pemkab Tubaba menjadi instrumen dalam mendukung agenda pembangunan nasional. Tubaba Q Sehat mendekatkan layanan kesehatan hingga tingkat tiyuh, Tubaba Q Cerdas meningkatkan kualitas pendidikan dan SDM, sementara Tubaba Q Berdaya memperkuat pemberdayaan dan ekonomi masyarakat. Selain itu, program Lingkungan Hidup diarahkan pada pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan, serta Infrastruktur pada pembangunan dan pemerataan sarana prasarana untuk memperkuat konektivitas wilayah.
Kelima program tersebut memiliki keterkaitan dengan lima fokus ProSN, yaitu penanggulangan kemiskinan, ketahanan pangan, kesehatan untuk semua, perluasan akses pendidikan, dan pertumbuhan ekonomi. Kelima program nasional ini menjadi fokus pelaksanaan dan penilaian untuk memastikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Keselarasan program tersebut juga sejalan dengan peran kepala daerah dalam pelaksanaan ProSN, yakni menerjemahkan kebijakan nasional ke dalam aksi daerah serta memastikan manfaatnya dirasakan masyarakat.
Ke depan, Pemkab Tubaba melalui lima program prioritasnya akan terus memperbaiki dan meningkatkan kinerja dalam mendukung Program Prioritas Nasional. Capaian ini menjadi dorongan untuk semakin memperkuat keselarasan pembangunan daerah dengan agenda nasional serta menghadirkan manfaat yang lebih nyata bagi masyarakat.