Tubaba Perkuat Pembangunan Inklusif melalui Verifikasi Lapangan Evaluasi PUG 2026

Friday, 23 Oct 2026

Dibaca 27 Kali

Panaragan – tubaba.go.id – Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) terus memperkuat komitmen dalam mewujudkan pembangunan yang adil, inklusif, dan responsif gender. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Verifikasi Lapangan Evaluasi Penyelenggaraan Pengarusutamaan Gender (PUG) dalam rangka evaluasi Anugerah Parahita Ekapraya (PPE) Tahun 2026, Jumat (23/10/2026).


Kegiatan yang dilaksanakan secara hybrid tersebut dipimpin oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Tubaba, Untung Budiono, S.Sos., M.H., melalui pertemuan virtual di Ruang Rapat Bupati Tubaba.


Dalam kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Tubaba menegaskan bahwa Pengarusutamaan Gender menjadi salah satu prioritas pembangunan daerah yang selaras dengan visi dan misi RPJMD Tahun 2025–2029. PUG merupakan strategi penting untuk memastikan seluruh masyarakat, baik laki-laki maupun perempuan, memperoleh kesempatan dan manfaat pembangunan secara adil.


Capaian pelaksanaan PUG di Tubaba menunjukkan tren positif. Nilai penginputan mandiri PPE meningkat dari 870,73 pada 2024 menjadi 916,82 pada 2025 dari skala maksimal 1.050. Sementara itu, nilai verifikasi administrasi APE meningkat dari 443,53 menjadi 465,84 pada periode yang sama.


Penguatan PUG didukung oleh regulasi, di antaranya Peraturan Daerah Nomor 03 Tahun 2021 tentang Pengarusutamaan Gender dalam Pembangunan Daerah dan SK Bupati Nomor 7 Tahun 2025 tentang Rencana Aksi Daerah (RAD) PUG. Selain itu, Pemkab Tubaba memperkuat peran Pokja PUG, Focal Point PUG, serta jaringan Gender Champions yang melibatkan berbagai unsur masyarakat.


Berbagai inovasi juga terus dikembangkan, di antaranya PAMPERS dan SIMPEL JUMPA PERAWAN oleh Disdukcapil, Tubaba Art Festival oleh Disporapar, serta program K3W oleh DKP. Upaya tersebut diperkuat melalui pengembangan Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak (DRPPA) serta penyediaan fasilitas publik yang responsif gender.


Melalui verifikasi lapangan ini, Pemkab Tubaba berharap pelaksanaan PUG semakin optimal melalui penguatan kebijakan, kelembagaan, dan kolaborasi lintas sektor.


Pemerintah Kabupaten Tubaba menegaskan bahwa Pengarusutamaan Gender bukan sekadar pemenuhan indikator penilaian, melainkan komitmen dalam memastikan seluruh masyarakat dapat menikmati hasil pembangunan secara adil, merata, dan berkelanjutan.

Diposting oleh Yoga
Dinas Komunikasi Dan Informatika