Dibaca 195 Kali
Diskominfo.tubaba.go.id – Bupati Tulang Bawang Barat (Tubaba), Ir. Novriwan Jaya, S.P., secara resmi membuka kegiatan Sosialisasi 5 Pilar Pendidikan Karakter dan Program Tubaba Berkurban. Dalam acara yang digelar di Gedung PSHT Tiyuh Mekar Sari Jaya, Kecamatan Lambu Kibang, Rabu (15/10), Bupati menegaskan bahwa investasi utama Tubaba adalah Sumber Daya Manusia (SDM), bukan sumber daya alam.
Bupati Novriwan menyoroti tahun 2045 sebagai penentu masa depan bangsa. “Nasib Indonesia Emas di tahun 2045 ada di tangan kita. Kita harus mempersiapkan anak-anak didik kita mengarungi dunia yang penuh tantangan,” ujarnya.
Novriwan menjelaskan bahwa langkah persiapan tersebut diwujudkan melalui 5 Pilar Pendidikan Karakter yang menjadi landasan pendidikan di Tubaba:
• Cinta Tuhan dan segenap ciptaan-Nya.
• Disiplin.
• Sopan santun.
• Bekerja sama, kompak, dan bersatu.
• Cinta tanah air dan peduli lingkungan.
Dari kelima pilar tersebut, Bupati menekankan bahwa Disiplin adalah kata kunci yang paling penting. "Kalau anak-anak punya rasa disiplin, 80 persen cita-citanya sudah di tangan. Kalau sudah memiliki rasa disiplin, semuanya selesai," tegasnya.
Keberhasilan pendidikan karakter ini, lanjut Bupati, menuntut sinergi total antara siswa, guru, dan orang tua. Ia meminta implementasi disiplin dilakukan secara konkret, mulai dari Pendidikan Baris Berbaris (PBB) sebelum memasuki kelas hingga menjaga kebersihan toilet sekolah, serta penerapan disiplin wajib di lingkungan rumah.
Selain pendidikan karakter, Bupati Novriwan Jaya juga menyoroti keberhasilan empat program unggulan Tubaba yang kini telah diadopsi oleh Gubernur Provinsi Lampung. Program-program ini fokus pada pemberdayaan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat:
• Program Baznas (Pengelolaan Zakat): Keberhasilannya diakui dengan diterimanya penghargaan Baznas Award bagi Kabupaten Tubaba.
• Program Kandang Kolam Kebun (K3): Inisiatif ini dirancang untuk menekan inflasi dengan mendorong masyarakat menanam tanaman penyumbang inflasi tertinggi, seperti cabai dan sayuran, serta beternak kambing di lingkungan rumah.
• Program Tubaba Q Berkurban: Program ini mewajibkan pejabat untuk menabung setiap bulan untuk berkurban. Data terbaru menunjukkan peningkatan drastis, dari 250 ekor hewan kurban tahun lalu menjadi 537 ekor yang siap untuk Idul Adha tahun depan.
• Program KUR Super Mikro: Program kerja sama dengan Bank Lampung ini menawarkan pinjaman kepada masyarakat tanpa agunan dengan bunga rendah, hanya 3 persen per tahun.
Bupati Novriwan menutup pidatonya dengan mengajak semua pihak untuk menyukseskan seluruh program yang bertujuan mencetak anak-anak Tubaba agar mampu mengarungi Indonesia Emas di tahun 2045.